#JurnalAbenkAlter: Cerita Video “Lain Waktu”

Thursday, February 19, 2015

Hi semua, apa kabar? Udah pada nonton video klip Lain Waktu? :)

Ceritanya agak lucu, sebenarnya ngga ada rencana sama sekali untuk bikin video klip lagu ini. Justru saya lagi mempersiapkan klip untuk single kedua saya yang berjudul “Pinangan” yang juga konsepnya telah hampir siap. Di pertengahan Desember, saya dan istri telah merencanakan untuk pergi babymoon (honeymoon bersama kandungan yang berumur 3 bulan saat itu). Kami memutuskan untuk pergi ke Bali, karena sudah lama tidak kesana dan sepertinya kami memang butuh liburan. 

Kemudian Alodita spontan mengajak saya, “Bikin sesuatu yuk selama kita disana!” Jujur, saat awal mendengar itu saya ngga langsung setuju – mengingat Alodita yang sedang hamil tiga bulan (apalagi hamilnya hamil dari bayi tabung) dan saya tidak ingin merepotkan ataupun membuatnya kecapean karena “kerja”, lagian niatnya babymoon liburan kok malah kerja lagi. Tapi setelah diobrolin dan saya diyakinkan Alodita bahwa hal itu tidak akan membuatnya terlalu capek, plus persiapan yang relatif santai – akhirnya kami sepakat untuk membuat klip dari single pertama saya yang kebetulan memang belum ada juga klip-nya. 

Akhirnya pertengahan bulan Januari kami berangkat ke Bali, istri saya sudah mempersiapkan dan merencanakan beberapa tempat yang harus kami kunjungi, sesuai dengan script dari video klipnya yaitu “jalan-jalan”. Karena pada tahun-tahun sebelumnya Alodita sering motret kawinan di Bali, otomatis pengetahuannya tentang Bali lebih banyak dibanding saya. 

Singkat cerita di hari pertama, kami sampai ke Bali di pagi-pagi, dan tanpa perlu check in ke hotel kami langsung pergi ke Tegalalang di Ubud. Kami turun melihat rice terrace yang terkenal itu, tenang aja turunnya pelan-pelan supaya Alodita ngga jatuh hehehe. Selesai dari sana, Kebun Bistro pun kami singgahi sekalian makan siang, kemudian kami menutup hari pergi ke Bali Bird Park di Gianyar, melihat banyak sekali burung-burung indah disana. Sebelum malam kami check in di Astana Kunti yang berada di daerah Seminyak.















































Hari kedua, kami makan siang di Greek Restaurant, Mykonos, kemudian memutuskan untuk pergi ke Pantai Suluban dimana disana sandal Havaianas kesukaan saya warna putih yang lama tersimpan dengan baik akhirnya hilang terbawa arus pada saat kami fokus shooting. Eits, jangan ketawa dulu! Yang mengharukan adalah.. ternyata saya masih jodoh dengan sandal itu :D

Setelah shooting di sebuah spot yang luar biasa indah, sebelum pulang ada mbak-mbak yang menghampiri sambil nanya, “Mas nyariin sandal ya? Tuh ada di bawah situ,” begitu kami lihat ternyata salah satu sendal saya mengumpat di bawah karang :D Satu lagi? Secara tidak sengaja ditemukan dalam keadaaan terlentang. 

























Hari ketiga kami pindah ke daerah Nusa Dua dan menginap di sebuah villa yang bagus banget tempatnya, dan pastinya sangat nyaman, The Balé. Sambil menikmati villa dan pantai yang terletak tidak jauh dari hotel, kami mengambil beberapa stok gambar disana. Setelah dirasa cukup stok gambar yang kami punya akhirnya kami punya waktu untuk memaksimalkan quality time di The Balé sampai hari kepulangan di tanggal 15 Januari 2015. 


























Dari semua kegiatan shooting Lain Waktu di atas kami sama sekali tidak mempersiapkan script tertulis ataupun konsep yang dipikirkan secara matang. Semua hanya mengandalkan imajinasi kami di kepala plus bermodalkan spontanitas. Begitu kami berdua meliihat ataupun merasa ada spot yang cocok pada tempat yang kami singgahi langsung kami “take”. Alhasil liburan di Bali ini jadi salah satu yang berkesan untuk saya, karena tidak hanya jalan-jalan “bertiga” dengan bayi yang dikandung istri saya, tapi juga melakukan sesuatu yang produktif dan menghasilkan. 

Anyway, saya sudah beberapa kali kerja dan berkolaborasi dengan Alodita dan Aji Yudistira dalam memproduseri video klip, 2 kali pertama mengerjakan klip dari Andira untuk “Enyah” dan “Hanya kamu”, namun justru saya tidak pernah kepikiran sama sekali bisa memproduseri klip sendiri, dan mengerjakannya bersama mereka. So far bekerja bersama mereka, klip "Lain Waktu" ini adalah yang paling menyenangkan. Setelah ini, jadi kepikiran untuk mengerjakan lagi, klip lagu sendiri di waktu yang akan datang. 

Akhirnya, walaupun tidak ada konsep yang sejak awal kami rencanakan, namun kiranya ada makna dan cerita yang ingin kami sampaikan lewat klip ini yaitu tentang seseorang yang berusaha untuk move on dan menikmati waktu kesendirian setelah kisah cinta yang tidak terlalu mulus. Instead of bersedih, dia berusaha untuk melihat dunia dengan kacamata yang lain memakai waktu untuk bercermin menjadi pribadi yang lebih baik lagi. 

“To create more positive outcome, 
replace “What if” with “Next time” .. 
– Anonymous

Berkat Aji Yudistira sebagai video editor, cerita yang ingin kami sampaikan menjadi sempurna. Thanks Ji! Buat kalian yang belum nonton klip “Lain Waktu” silahkan menikmati, semoga suka ya. Yang jomblo dan galau, semoga terhibur nonton ini :D komen, saran, dan kritik kalian akan sangat saya hargai.



3 comments:

  1. Wah Kak Abenk, untuk ukjran video clip yang dibuat secara mendadak, ini hasilnya keren banget!!! Btw, siapa yg rekam yah? Kak Alodita kah?
    yang rekam sih kreatif banget, detail2nya dipikirin. Kreatif!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih ya, sebagian besar yang rekam Alodita, saya bantu2 aja hehe. Thanks for the support : ) Spread the news!

      Delete

OBLIVIATE © 2017
Template by Blogs & Lattes