Belajar Mencintai Kesalahan

Wednesday, March 14, 2012

"Akhirnya gw sadar kalo gw terlalu takut untuk salah" , Kata - kata yang spontan keluar dari salah satu sahabat saya, di tengah malam saat kami berdua sedang menyantap ayam goreng langganan di bilangan Wijaya. Sahabat saya , sebut saja namanya Dhika tiba - tiba mengakui sesuatu tentang dirinya yang baru saja disadari, dan menurutnya menjadi faktor penghambat perkembangan dan kemajuan dirinya.                                                        


Hal ini jujur saja agak membuat saya kaget, mengingat ini adalah suatu hal yang menurut saya sangat personal, walaupun kami bersahabat sejak lama, namun hal yang diungkapkannya adalah suatu hal yang "dalam" dan tidak  akan mampu terucap tanpa satu level kesadaran serta proses aktualisasi , hal lainnya adalah butuh keberanian untk mengakui dalam dirinya sendiri, terlebih malam itu, butuh keberanian lebih untuk Dhika mengatakannya secara personal kepada saya.

"Iya, gw sadar selama ini gw terlalu banyak rencana orangnya, dan kurang spontan. Kenyataannya semua yang gw lakuin dengan rencana, jangka pendek dan jangka panjang sebagian besar gagal atau tidak jadi alias hanya sebatas rencana. Semua rencana itu gw siapin dengan harapan gw ngga akan salah".

"Jadi selama ini gw hidup dalam ketakutan, ketakutan akan berbuat salah, dan itu berpengaruh banget sama mindset gw cari kerja, atau ngungkapin perasaan gw ke seseorang terutama yg gw sayangin"

Waktu dia curhat masalah ini saya langsung teringat salah satu produk deterjen yang memiliki slogan " Ngga kotor, ngga belajar". Saya yakin relatif banyak orang yang takut untuk kotor (baca: salah) karena malu, ada perasaan takut untuk dinilai orang, dan relatif orang cenderung ingin terlihat bagus, keren, bersih, baik dan yang paling utama adalah takut untuk terlihat bodoh.

Kita sering tidak sadar bahwa ketakutan kita akan berbuat salah pada akhirnya tidak akan membawa kita kemana-mana. Sebagai ilustrasi seorang anak yang belajar naik sepeda pasti akan terjatuh-jatuh dahulu, baru setelah lancar dia akan mampu untuk berjalan kemana - kemana dengan sepeda bisa bayangkan apabila anak tersebut tidak berani untuk salah dan terjatuh - jatuh saat belajar naik sepeda, maka jalan - jalan naik sepeda hanya akan menjadi angan - angan semata.

Saya rasa "Salah" adalah bagian dan proses untuk membuat hidup kita menjadi berarti. dan kesalahan adalah satu hal yang tidak mungkin untuk tidak dialami oleh setiap manusia. Karena yang sempurna ya hanyalah Tuhan. 

Kita sering kali secara arogan beranggapan apabila mempunyai rencana yang baik maka semua akan berjalan lancar sesuai rencana, seakan-akan lupa bahwa semua hasil yang menentukan adalah Tuhan juga. Seperti kata orang bijak, manusia boleh berencana, namun yang menentukan ya Tuhan . Yang membedakan adalah pada saat kita memutuskan untuk bertindak, atau Act terhadap semua rencana yang kita miliki,seiring waktu mungkin kita akan menemukan bahwa rencana kita adalah suatu kesalahan dan kegagalan, tetapi paling tidak sedikitnya kita melakukan sesuatu dan mendapatkan pelajaran yang tidak ternilai dari situ.

Saya rasa dengan kita belajar untuk mencintai kesalahan, akan banyak hal- hal dan kemajuan luar biasa yang bisa dicapai oleh seseorang, semakin banyak salah, semakin banyak pelajaran yang bisa diraih seseorang. Kesalahan demi kesalahan hanya akan membawa kita pada pencapaian yang luar biasa, baik dari segi karir, mental, material maupun spiritual. Karena manusia selayaknya bola tenis, semakin kencang  dibanting, maka daya lontarnya akan semakin tinggi.

Dan untuk kasus sahabat saya, tanpa disadari walaupun takut untuk berbuat salah, sejatinya dia juga telah berbuat salah. kesalahannya adalah dengan tidak berbuat salah : ) dan yang didapatkan dari itu adalah satu pemahaman kesadaran bahwa dirinya harus berani berbuat salah demi kemajuan dirinya.


B E N K .

1 comment:

  1. Bener kak abenk.. :D
    Selain itu, keyakinan yang luar biasa juga menjadi faktor yang mendorong kita menjadi pribadi yang kuat..

    ReplyDelete

OBLIVIATE © 2017
Template by Blogs & Lattes