The Sound of Movement : Keep Me Company @pengajarmuda

Friday, June 10, 2011

Indonesia Mengajar

Saya ingat awal pertengahan tahun 2010 dateng ke sebuah event yang bernama TED
(Technology, Entertainment, Design) waktu itu ada empat pembicara membawakan tema masing -masing.

Saat itu salah satu diantaranya adalah Bapak Anies Baswedan yang berbagi mengenai satu
program yang sedang dikerjakan, yang disebut Indonesia Mengajar. Beliau memberikan presentasi tentang betapa pendidikan menjadi faktor kemajuan bangsa. Berdasarkan background pendidikan yang baik dan memang berada di lingkungan pendidikan, menggerakan hatinya untuk membuat sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Indonesia Mengajar.

Yayasan Indonesia Mengajar memiliki satu program yang bernama Pengajar Muda.
Waktu itu saya benar-benar kagum dengan spirit pengabdian Bapak Anies yang terproyeksi dari programnya tersebut dan mencoba untuk ditularkan ke calon para Pengajar Muda. 

Seneng banget rasanya begitu tau, saya bisa dapat kesempatan untuk "ngobrol" sama
Bapak Hikmat dan Fira perwakilan dari Yayasan Indonesia mengajar. Bertepatan dengan tema "Keep Me Company" di program siaran saya, The Sound of Movement.

"Kita pengen mensosialisasikan bahwa pengabdian itu keren", kata Pak Hikmat, salah satu pimpinan di Yayasan Indonesia Mengajar. Sekarang ini kebanyakan anak muda yang hidup di kota besar, cuma tau bagaimana caranya nyari duit dan bersenang - senang. Lupa atau seakan-akan memang tidak peduli bahwa ada hikmah yang lebih besar yang harus dicari dalam hidup.

Pengajar Muda disini adalah kumpulan anak-anak muda yang fresh graduate, dengan umur tidak lebih dari 25 tahun. Mekanismenya adalah setiap pengajar muda yang lolos kualifikasi, akan ditugaskan untuk mengabdikan dirinya sebagai tim support pengajar di desa-desa yang terpelosok, dalam kurun waktu selama setahun.

"Bayangin aja, cuma setahun dan banyak sekali manfaat yang bisa didapat, selain pastinya pengalaman sebagai pengajar, secara tidak langsung disana mereka akan menjadi panutan dan figur yang dihormati dengan segala kemampuan dan bakat lain yang mereka miliki. " kata Pak Hikmat.

Setelah setahun dan kembali ke daerah asal masing-masing para pengajar muda ini diharapkan membawa spirit pengabdian yang dapat diterapkan dalam apapun profesi yang akan mereka jalani. Sebagai warga negara biasa, para pengajar muda ini menunjukkan pengabdiannya kepada masyarakat.

Program pengajar muda ingin memberikan wawasan bahwa masih banyak sodara-sodara dan adek-adek kita yang kurang beruntung dan tidak cukup mendapatkan informasi tentang dunia luar. Menurut Pak Hikmat, anak-anak tersebut memiliki hak yang sama dengan kita. Anak-anak muda yang tinggal di kota urban dapat menjadi jendela dan corong informasi bagi mereka yang tidak memiliki akses yang cukup karena kekurangan dan minimnya fasilitas serta teknologi di kota masing-masing.

Menurut opini pribadi saya, ini adalah suatu program inisiatif yang dibutuhkan anak muda pada zaman ini, selain menumbuhkan nasionalisme, program seperti ini mempersiapkan "pemimpin-pemimpin baru dimasa depan” yang mempunyai mental melayani, what our country need or even the world need is a servant leader. Pemimpin yang mengabdidan melayani masyarakat, bukan hanya karena iming-iming kekuasaan dan materi, tapi
melayani sebagai panggilan hati.

Program pengajar muda ini "menantang" para anak muda manapun yang ikut serta, untuk memberikan segala daya dan menunjukan potensi mereka sebaik-baiknya dalam melayani masyarakat di desa yang terpilih. Salah satu hasilnya menurut saya akan menghasilkan generasi yang secara mental bekerja "sehat", bekerja bukan saja menjadi mata pencaharian dan mengumpulkan sebanyak-banyaknya materi, tetapi mencari makna hidup yang lebih dalam dengan melayani dan mengabdikan diri untuk sekitar.

Secara pribadi, saya pengen banget untuk ikutan jadi pengajar muda. Hehehe. Tapi karena terbentur umur dan juga berbagai aktifitas yang lain (alesan) juga karena saya merasa peran saya bukan disitu. Pastinya saya sangat menganjurkan buat temen-temen atau siapapun yang membaca blog ini untuk mengunjugi www.indonesiamengajar.com. Terutama buat teman- teman yang ingin lebih mencari hikmah hidup dengan mengabdikan diri ke masyarakat, mungkin ini bisa jadi salah satu pilihan yang baik. CUMA SETAHUN SAJA LHO!

Nah, buat yang umurnya lebih dari 25 tapi pengen ikutan, tungguin aja! Gosip-gosipnya mereka sedang merumuskan satu program untuk memfasilitasi teman - teman yang ingin mengabdi tapi tidak masuk persyaratan sebagai "pengajar muda".

Buat teman-teman yang tertarik, silahkan follow twitter mereka di @pengajarmuda

No Comments

Post a Comment

OBLIVIATE © 2017
Template by Blogs & Lattes