THE SOUND OF MOVEMENT

Wednesday, January 19, 2011

Im happy and proud  to announce, that my show at OZ radio Jakarta called 
“The Sound of Movement“ has already begin, since last Sunday the 16th of January 2011.

Sebelum saya cerita apa itu “The Sound of Movement”, kenapa saya membuat acara ini, dan apa tujuannya, saya mau sedikit bercerita mengenai pengalaman saya selama dua tahun bekerja di OZ radio Jakarta sebagai seorang penyiar.

Belajar untuk berbicara. Itu yang saya lakukan selama dua tahun menjadi penyiar di OZ radio Jakarta. Bukan seperti bayi yang baru belajar bicara, hehe , tetapi lebih kepada cara berbicara yang baik dan benar, dari segi artikulasi, intonasi, kecepatan berbicara atau pace dan yang paling penting, adalah untuk tau dan memahami apa yang ingin dibicarakan.

Walaupun belum memenuhi standart kualifikasi public communication dalam berbicara, tetapi bisa saya pastikan ada perkembangan yang cukup signifikan dalam cara saya berkomunikasi (mulai mencari pembenaran,hehe tp memang benar adanya). Kurang lebih dua tahun siaran pagi telah memaksa saya, untuk berbicara dengan baik dan benar, walaupun dalam keadaan terkantuk–kantuk. Tapi ya gitu deh… walaupun belum ‘baik’ banget, terutama dari komentar dan pendengaran beberapa orang bahkan kritikan, tapi saya tetap optimis ! ;D

Selama dua tahun saya siaran pagi ada satu hal yang paling menyenangkan dan membuat excited, adalah pada sesi dimana saya bisa “ngobrol” dengan salah seorang yang diundang untuk berbicara mengenai pengalaman dirinya, ataupun aktifitas yang dikerjakan. Walaupun ada perasaan minder (cie gitu, jujur) karena saya merasa bukan siapa–siapa, juga informasi dan pengetahuan yang saya punya belum seberapa, namun hal itu tidak mengurungkan niat saya untuk belajar mendengarkan, menyimak maupun bertanya. Saya mendorong dan memaksa diri untuk menurunkan ego serta gengsi, demi menyerap dan mendapatkan satu pelajaran berharga serta informasi yang berguna untuk pengembangan diri saya.

Di luar siaran dan sejak dulu, apabila sanggup dan memungkinkan saya juga sangat senang mengikuti dan menghadiri beberapa seminar ataupun workshop, diantaranya belum lama ini saya telah mengikuti Rhenald Kasali "Dynamic Entrepreneur, TED (terimakasih Arief, yang telah saya “tanya-tanya” tentang TED, karena sama sekali tidak tau apa itu TED sebelumnya) juga IYC atau Indonesian Youth Conference (terimakasih Alanda Kariza yang sudah membuat acara yang sedemikian rupa membuat saya “mendidih”) dan workshop maupun seminar lainnya. Kenapa saya suka? Karena selain bisa belajar, acara-acara tersebut menghadirkan orang-orang yang telah secara signifkan memberikan kontribusi serta membuat perubahan dalam kehidupan sekitarnya, dan yang paling penting adalah membuat perubahan pada dirinya sendiri. Mereka adalah orang-orang yang telah mendedikasikan “karya". Hal itu amat sangat menginspirasi saya. Saat-saat saya merasa terinspirasi adalah salah satu saat-saat yang paling membahagiakan dalam hidup saya karena saat saya merasa seperti itu, seakan–akan bermunculan dan “tumpah” ide-ide dan pemikiran yang segera ingin saya share ke beberapa orang terdekat melalui obrolan ataupun saya share melalui tulisan, bahkan melalui karya yang saya buat, lagu misalnya.

Saya mempunyai pemikiran bahwa ”Ideas that inspire, really could make someone feel alive and eventually brings true Happiness”

Dari pemikiran bahwa saya ingin agar pendengar maupun orang-orang disekitar saya juga merasakan perasaan saya itu, bahwa terinspirasi oleh seseorang bisa membuat diri bahagia selain juga memotivasi, dan dari cerita saya diatas, maka sekitar akhir tahun lalu muncul ide yang menurut saya akan bermanfaat baik untuk diri saya terutama para pendengar. Saya berfikir,”Kenapa ngga bikin satu acara yang memang secara khusus mengundang orang-orang yang inspiratif ?”

Acara ini khususnya ditujukan terutama untuk anak muda, pertama karena anak muda adalah aset bangsa, mereka (termasuk saya, karena masih muda ;p) akan memegang peranan penting dalam kemajuan bangsa, karenanya penting bagi mereka untuk mempersiapkan diri, dengan cara belajar, mencari informasi yang dapat berpengaruh bagi perkembangan dan kematangan diri. Kedua anak muda butuh seorang contoh dan sosok dalam pencarian diri, dan makna hidup. Setidaknya itu yang saya rasakan. Saya berfikir sudah bukan saatnya lagi anak muda hanya bersenang-senang tanpa memikirkan sesuatu yang lebih besar lagi bagi bangsa ini setidaknya untuk memajukan dirinya sendiri. Acara ini menawarkan basic values, atau nilai-nilai dasar yang bisa menjadi modal dalam menggali potensi dalam diri untuk menjadi manusia seutuhnya.

Saya juga ingin acara ini dapat menjadi media yang bersinergi dan mendukung pergerakan anak-anak muda di luar sana, apakah itu mereka yang berjuang melawan korupsi, menaruh perhatian besar pada isu global, youth leadership, aktifitas sosial seperti mengajar ke pedesaan, dan sebagainya.

Karena salah satu tujuan utama acara ini diadakan adalah untuk mengajak anak muda memulai pergerakan, dalam merubah diri sendiri agar menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan, sehingga juga mampu membuat perubahan pada sekitarnya, dan agar acara ini dapat menjadi media yang bersinergi dengan pergerakan anak muda di luar sana, akhirnya terumusukan satu konsep yang bernama “The Sound of Movement” atas bantuan rekan-rekan saya Rendy, Echo dan Retha dari SPEAK (Suara Pemuda Anti Korupsi). Dan Alhamdulillah konsep tersebut disambut baik oleh atasan saya di OZ radio Jakarta mas Addry Danuatmadja.

Besar Harapan saya bahwa tamu-tamu yang saya undang seperti pengusaha, penulis, musisi, olahragawan, aktivis sosial, politik, psikolog , motivator dan sebagainya dapat men-“trigger” anak muda lainnya untuk akhirnya membuat pergerakan dan aktifitas yang sesuai dengan panggilan hati.

Semoga juga saya bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi : ) Ameeennn !

Well, here we are, this is "The Sound of Movement".

No Comments

Post a Comment

OBLIVIATE © 2017
Template by Blogs & Lattes