Pages

Popular Posts

Semua Diciptakan Dua Kali

Monday, January 17, 2011


Teringat suatu sore saya melakukan perbincangan santai di meja makan bersama ibu saya, yang biasa saya panggil “mam”. Beliau adalah seorang konseler, juga seseorang yang tertarik dan mendalami spiritual. Sore itu saya terinspirasi, karena cerita beliau menangani seorang pasien yang kehilangan semangat dan gairah dalam hidup. Singkat cerita, salah satu masalah pasien adalah kejenuhan akan pekerjaan, dan ingin memulai pekerjaan baru. Namun ketakutan akan gagal, dan banyaknya pertimbangan membuat ia ragu untuk mulai melangkah.


“Tau tidak , kalau semua hal itu diciptakan dua kali?”, Ibu saya bertanya pada pasien tersebut. “Maksudnya”, pasien menjawab. Kemudian perbincangan berlanjut.
Mam : “Sebagai contoh, apabila sekarang saya minta kamu untuk pergi ke Blok M. Apa yang akan kamu lakukan, atau bagiamanakah caranya?”

Pasien : “Saya akan berjalan keluar dari gedung ini, untuk kemudian memilih angkutan umum yang sekiranya akan berhenti di depan Melawai. Kemudian saya akan turun, dan mungkin akan melihat – lihat sebentar di Melawai, baru saya ke Blok M”
Mam : “Nah, kamu telah membawa diri kamu ke alam imajinal untuk menemukan ide ataupun konsep yang bisa membawa kamu sampai kesana. Kamu sudah memvisualisasikan caranya. Sekarang tinggal bagaimana badan kamu – secara fisik – sampai disana. Tentunya butuh kemauan dan usaha.
Walaupun sudah sering kali saya mendengar mengenai “The Power Mind” atau kekuatan fikiran dan saya percaya itu, namun sore itu saya semakin percaya pentingnya “Positive Thinking” bahwa, “what you think about, comes about” atau “You are what you think you are” – apa yang anda fikirkan tentang Anda, itulah Anda.
Begitupun juga apabila anda memiliki impian, ataupun “goal” dalam hidup Anda. Yang Anda perlu lakukan adalah membayangkan, memvisualisasikannya pada alam imajinal Anda. Semakin detail dan semakin jelas bayangan itu, semakin membantu Anda untuk mewujudkannya. Berapa lama untuk kedua kalinya hal itu tercipta, itu tergantung seberapa jauh dan keras usaha Anda. Tetapi paling tidak itu sudah tercipta pertama kali di kepala Anda.
Banyak cara berbeda yang biasa dilakukan. Sebagian melakukan kontemplasi sebelum tidur. Ada yang melakukannya setelah beribadah. Ada yang menempelkan gambar untuk terus mengingatkannnya melakukan visualisasi (Jika Anda ingin rumah, tempelkan pada tembok kamar, gambar rumah yang diinginkan). Banyak cara yang bisa membantu anda melakukannya.
Apabila Anda percaya dan secara konstan berulang terus membayangkannya, maka secara bawah sadar akan membawa anda secara fisik menuju tempat atau tujuan yang anda inginkan, dalam hal ini “goal” Anda.
Saya pribadi, masih terus memotivasi diri saya untuk melakukan ini. Walaupun banyak yang belum, tetapi Alhamdulillah, sebagian sudah tercapai : ) melalui usaha dan doa serta cara-cara misterius yang diberikan Tuhan untuk saya.
Renungkan apa yang anda inginkan dalam hidup. Kemudian ajak diri anda ke alam imaginal. Lihat apa yang akan terjadi.

“You just have to dream it, visualize it in your mind, and yes! You are there”

1 comment:

OBLIVIATE © 2017
Template by Blogs & Lattes